Kondisi Bumi yang sudah kian rentan terhadap bencana. Mengingatkan kita untuk kembali mencintai dan melestarikannya. Mengapa tidak ? Bumi merupakan tempat kita melakukan segala aktivitas, baik sosial, budaya, politik dan ekonomi. Dan secara tidak sadar setiap kegiatan yang kita lakukan di permukaan bumi ternyata memiliki dampak terhadap bumi itu sendiri. Sebagai contoh, kegiatan perekonomian dari sektor industri yang dampaknya sangat berpengaruh terhadap bumi. Aktivitas industri memiliki peranan terhadap polusi udara, pencemaran air, bahkan tidak jarang justru mengakibatkan kerusakan lingkungan. Tidak hanya dari sektor industri, banyak aktivitas manusia juga secara tidak sadar menambah kerusakan di bumi. Sederhananya, untuk membuang sampah pada tempatnya saja menjadi permasalahan yang tak kunjung dapat terselesaikan. Sungai, selokan, bahkan tempat – tempat lain menjadi tempat pembuangan sampah yang tidak semestinya. Hingga berdampak pada banyak hal. Begitu banyak aktivitas manusia yang justru memberikan sumbangsih terhadap kerusakan yang terjadi di muka bumi. Lalu haruskah terus menerus menikmati ketidaknyamanan yang terjadi akibat ulah kita sendiri ?
Dengan
kondisi bumi yang seperti ini sudah seharusnya manusia kembali ingat akan
kewajibannya untuk mencintai dan melestarikan lingkungan sekitarnya. Agar
dampak negatif segala kegiatan manusia dapat diminimalisir dengan kesadaran
akan pentingnya menjaga lingkungan tersebut. Lalu apa yang harus kita lakukan ?
Sederhana saja, sadari bahwa bumi ini adalah tempat tinggal kita dimana
kelangsungan kelestariannya ada pada diri kita. Mulai lah melakukan hal – hal
sederhana dalam hidup kita. Seperti, menjaga kebersihan, membuang sampah pada
tempatnya, serta tetap membiarkan adanya ruang terbuka hijau pada lingkungan
sekitar kita.